Polda Jateng Masih Menunggu Memori Banding Aipda Robig Tersangka Penembakan Pelajar

SEMARANG, disinfecting2u.com – Polisi Wilayah Java sedang menunggu banding dari Amada Sakig Zarenudin, mantan pemain Semenarkoba yang menderita penembakan pada siswa Stalibai SMKN 4 Semarang. 

Kepala Petugas Polisi Pusat Artanto mengatakan, AIPDA Robiye mengajukan kasus hukum karena itu tidak kuat setelah nomor polisi nasional. Robig telah diberi hak untuk menelepon hingga 11 Januari 2025.

“Kami sedang menunggu ingatan banding karena hasil sensus propam pada 11 Januari, Selasa (7/1) / 2025). 

Berkenaan dengan masalah penembakan melalui penembakan dan pekerjaan investigasi umum dari publik pusat, Artanto menjelaskan bahwa kantor jaksa penuntut telah membuatnya melanjutkan penyelidikan. Jika dinyatakan lengkap atau P21 maka tim dapat segera dibuat. 

“File itu masih di kantor jaksa penuntut, ya, itu dilakukan secara rinci dan diteliti. Kemarin untuk jaksa penuntut, kita akan melihat apa perintah jaksa bahkan jika dinyatakan. Jika selesai. Kata Artoro. 

Untuk informasi Anda, anggota Polestab yang menewaskan Siswa Semarang Gror Semarang. Polisi menembak seorang pria berusia 17 tahun yang dipindahkan karena dia terlibat dalam dugaan perkelahian. 

Setelah Foo, para korban lainnya diiklankan (17) dan SA (16) terluka oleh tembakan senjata di lengan dan dada. Mereka berdua selamat. Kejadian ini terjadi di depan Alfamart Jalalart Penalaan Rayi Na, Ngaliyan, Kota Serarang, Minggu pagi (11/10/2024) (DCZ/BUZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top