Dibangun Tahun 1930, Gedung Heritage Milik Pemprov Jabar Ambruk Timpa Seorang Pengunjung dan 2 Penjaga

Bandung, tvonenenews.com – Gedung Yayasan Budaya (YPK), dimiliki oleh pemerintah provinsi Jawa Barat, terletak di Jalan Naripan, Bandung Kota pingsan di sekitar 17.30 Senin (28 Januari 2012). Insiden itu menyebabkan pengunjung dan melukai 2 penjaga konstruksi.

Sekretaris Regional Provinsi Jawa Barat (Sectar) Herman Surjatman mengkonfirmasi bahwa atap Dana Budaya (YPK) akan mendapatkan perbaikan dalam waktu dekat.

Herman mengungkapkan bahwa partainya meminta departemen pariwisata dan budaya (disparbud) untuk berkoordinasi dengan kantor perumahan dan pemukiman Jawa Barat (Disperkim) dan Kementerian Kebudayaan segera dan terkait dengan peningkatan bangunan ini.

Menurutnya, koordinasi ini diperlukan, karena bangunan yang dibangun pada tahun 1930 dimasukkan dalam bangunan warisan atau warisan budaya untuk memiliki berbagai aturan untuk dipertimbangkan dalam hal renovasi. “Ini adalah warisan budaya, tentu saja, ada Kaedah-Kaedah, apa perlakuannya (2010.0/1024) pagi ini.

Herman curiga bahwa runtuhnya atap bangunan YPK disebabkan oleh bahan yang mengakhiri usianya. Dapat dilihat dari kayu bemper atap, yang sangat tua.

Berdasarkan pesan yang diterima, tidak pernah dipulihkan atau direnovasi atap bangunan.

“Atapnya tidak pernah diperbaiki, kita melihat semak pohon tua, lalu kondisinya rapuh sehingga secara otomatis dapat menahan beban ubin, yang jelas sangat berat,” kata Herman.

Dia menambahkan bahwa perbaikan atap bangunan YPK harus segera dilakukan untuk mencegah kerusakan. Selain itu, wilayah Jawa Barat memasuki musim hujan saat hujan, airnya tidak cukup di dalam gedung.

“Ini dapat direhabilitasi sesegera mungkin sehingga kondisi ini menjadi normal di musim mungkin. Karena jika hujan dan, jika hujan, pasti akan masuk ke kamar lain,” kata Herman.

Berbicara tentang korban yang terluka yang terkena dampak reruntuhan, Herman mengkonfirmasi bahwa pemerintah provinsi Jawa Barat tidak akan memberikan biaya medis tiga korban yang terluka oleh insiden tersebut. Setelah menerima perhatian medis, mereka kembali dipulangkan.

“Ada tiga cedera ringan dalam kategori mereka. Tiga orang segera dibawa ke rumah sakit dan sekarang mereka di rumah,” pungkasnya. 

(ILA/ FIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top