Jakarta, tvonews.com- Ada praktik Sunnah yang direkomendasikan oleh para pakar agama, yaitu puasa. Baik dan puasa hari Kamis juga dimediasi oleh Buya Yahya yang memiliki karakteristiknya sendiri.
Sebelum Anda tiba di penjelasan, bersama dengan niat menangkap pada hari Senin dan Kamis, sebagai berikut:
ن tapi صوْمَ غ يمَ اْلإثّْإثّْ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ ُ
NaWait Sauma Gadin di Yaumil-Isnaini Sunnatal Llahi Ta Ala.
Artinya: “Saya pikir pada hari Senin Sunnah karena Allah mengambilnya.”
Adapun niat puasa Kamis, yaitu:
ن tapi
NaWait Sauma Gadin di Yaumil-Khamisi Sunnatan Llahi.
Artinya: “Saya berpikir tentang Kamis Sunnah karena saudara Allah.” Dia mengatakan bahwa Buya Yahya mengingat kelahiran Nabi Muhammad.
Sebagaimana dipahami, Nabi Muhammad lahir pada hari Senin 571 minggu. Di Arab Saudi.
Agar zaman kelahirannya, itulah alasan mengapa hari itu berarti dalam. Tidak hanya sehat secara fisik dan mental tetapi juga dalam kasus kesalehan, Tuhan menginginkan, meningkat.
“Jadi ini tidak dapat memuliakan kelahiran Nabi, dia harus memahami hadits ini. Jika tidak perlu dan tidak ada nilai dalam kelahiran Nabi, tidak perlu disebutkan,” kata Buya Yahya, Senin (1/13).
Hak istimewa kedua, dengan cepat Senin dan Kamis, memiliki kebajikan Senin dipahami pada saat Nabi Muhammad untuk mendapatkan wahyu pertama.
“Jadi ada hari ulang tahunnya untuk Yang Mulia Majmad dan kemudian ketika Nabi dikirim,” katanya.
Dari rasa terima kasih juga Nabi menerima wahyu pertamanya yang muncul dalam sejarah hadis Muslim, sebagai berikut:
“Dari Abi Qotadah al-Anshori, Rasulullah pernah ditanya dengan cepat pada hari Senin. Rasulullah melihat: pada hari aku dilahirkan dan wahyu itu terungkap kepadaku.” (H.R. Muslim).
Fakta lain, ternyata Senin dan Kamis cepat, jadi salah satu ibadah rutin Sunnah dilakukan oleh Nabi Muhammad.
Dalam hadis sejarah imam di dispenser lain, Sayyidah Aisyah melihat tentang Nabi Muhammad dalam dua hari. Dia mengatakan:
كان الن
“Rasulullah sering terlihat cepat pada hari Senin dan Kamis.” (SDM at-the-tiradzi, an-nasai dan putranya Majah). (KLW)
Waallahualam