Jakarta, tvonenewss.com – Seorang bayi lahir di tabernakel kamp pengungsi Kobasoma di kota Kobasoma di kota Kobasoma di kota Kobasoma di desa Kobasoma di desa Kobasoma di desa Kobasoma.
Wakil Presiden (Wakil Presiden) Gibran Rakabuming Raka segera mengunjungi anak itu, Augustinus Gibran Raka Capang, yang merupakan orang tuanya dalam posisi pengungsi Obasoma di distrik Tithana, Kabupaten Tepung Timur, East Busia Tengara (NTT).
Jantung Katarina Quata (25) dan Paulus tapun (35) lahir pada hari Rabu (11/13) Wakil Presiden Gibran, 01.00 Vita di pusat kesehatan Levolaga.
Nama lengkap Penutup Agustinus Gibran Raka ditempatkan di kelas dan tidur di tempat tidur yang ditutupi dengan perangkap nyamuk kecil. Setelah melihat Wakil Presiden Gibran memasuki Ruang Tenda Pengungsi, orang tua dan petugas kesehatan anak itu duduk untuk menyaksikan kondisi anak itu. “Senang menjadi ibunya,” kata Wakil Presiden Gibran, seorang penduduk yang mengawasi anak itu. Wakil Presiden Paula Tapun, Gibran, mengatakan dia senang mengunjungi staf media, terutama dalam situasi yang sulit setelah ledakan pria Gunung Levotobi. “Tuan Gibran, pesan, mengurus Gibran,” kata Paulus. Selama kunjungannya ke timur tepung, wakil presiden mengunjungi posisi ladang pengungsi Konga, Kobasoma, Levola dan Levo Eng. “Tolong, perhatian khusus untuk wanita hamil, ibu bayi, orang tua, cacat dan anak -anak,” katanya. Gibran meminta untuk memastikan bahwa kelompok itu lemah dan bahwa penduduk lain tidak terpengaruh oleh ladang pengungsi. “Memang benar bahwa penyakit belum muncul selama pengungsi ini,” katanya. Sementara itu, ada enam sektor pengungsi (kios lapangan) di daerah tersebut, berdasarkan informasi pengungsi tentang ledakan Gunung Levotobi dari Pemerintah Kabupaten Physos Timur. On Thursday 20:00 Vita, 1,748 refugees at Poslap Konga, 759 refugees in Poslap Bokong, 1,641 refugees in Poslap Levola, 1,091 refugees, 1,091 refugees in the Eputobi Puslap, in the Eputobi Poslap, in 655 in the execution of Poslap, and in the 655 PUSLAP. (EBS)