SEMARANG, TVONENWS.COM – Dua Teirers dengan Inisial MRW (18) Belswaarden dan MMX (17) menjadi liburan dan satu semil Treega Mas, Area Semarang Utara pada hari Jumat (1 / 31/2025) malam.
Dua petugas polisi yang dipanggil AIPTU K dan AIPDA RL curiga sekarang. Selain kedua elemen ini adalah warga negara, dinamai dengan inisial yang juga membuat pengurangan sebagai tersangka.
Masalah ini viral dan menjadi sorotan di media sosial. Ada seorang remaja atau remaja yang berani berbicara karena dia mengklaim menderita dua elemen dan satu peserta sipil.
Seorang gadis remaja dengan yang pertama (20), seorang penduduk Kota Semarang, yang dimilikinya, ia memiliki seorang penduduk polisi. Dia juga dituduh melakukan tindakan tidak bermoral ke tempat -tempat umum. Dia kemudian menyetor RP.
Kecuali untuk menekan, ratusan ribu perak, Jack ke Rp.2.5 juta penjaga hilang oleh plot.
Dia berbagi cerita dengan media sosial. R menjelaskan bahwa acara Indonesia adalah 24 Maret 20, 2024, 20 Maret 20 tahun. Pada awalnya dan teman wanitanya di penunjukan Universitas Diponegoro, daerah Tembaang pada awalnya dan istrinya.
Ketika R dan temannya mendingin ketika ada di sana, ada seorang polisi di polisi dan membuat dia dan temannya. Mereka menuduh R dan temannya mencapai kendaraan tidak bermoral.
“Saya ingat dengan sangat baik. Mereka bertiga tersebar di belakang dan meskipun kami digambarkan dan 3 orang, katanya pada yang aneh ‘, katanya kepada wartawan’ 3 / 2/2025).
Tiga prestasi kemudian meminta para korban untuk memberi untuk memberi puluhan juta uang, untuk tidak diproses oleh hukum. Korban kemudian menolak jumlah nominal itu dan meminta bantuan.
“Aku mendapatkan mobilnya, mereka membawa mobilku. Aku diminta RP. Aku meminta hanya memberitahuku ke pompa bensin Kaliwiru dan menarik kembali,” jelasnya.
Setelah menyumbangkan uang itu, geng itu meninggalkan polisi dan pemerasan dan temannya. Setelah memeriksa jelas bahwa barang terlewatkan di dalam mobil.
“Selain Rp. 600 ribu, banyak barang di kabut mobil mengatakan, pendaftaran saya, paket Gissing, 2 paket parsel, kursi penumpang jacks terlewatkan,” selar
R bertujuan untuk melaporkan pemerasan karena ia telah mengalami polsetab Semarang. Namun, itu akan dilakukan jika ada korban lain yang melaporkan.
“Saya juga ingin melaporkan apakah ada korban lain yang melaporkan,” R.
Sementara itu, kepala hubungan publik pada komisi-polisi sentrizen Javy Arnto, sehingga orang-orang yang merasa mereka menderita konspirasi ini untuk melapor kepada polisi.
“Kami menunggu jika ada korban lain untuk membuat laporan polisi,” tambah Artanto.
Telah diketahui, metode plot adalah sama adalah dibebankan sama dengan burung cinta dari kinerja tidak bermoral atau tidak senonoh di tempat -tempat umum.
Sekarang dua petugas polisi, Aiptu Kusno, yang bertugas di Pusat Layanan Kepolisian Semarang (SPKT) dan Aipda-Roy tinggal di Temba Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Jawa Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java Java mendirikan.